

Salah satu peninggalan Walisongo di Kota Cirebon,Jawa Barat,adalah Keraton Kanoman Cirebon dan makam Sunan Gunung Jati.Selain itu,di Kota Udang ini juga Sang Sunan mewariskan budaya dan tradisi membatik yang hingga kini masih terjaga dengan baik.
Salah satu daya tarik spiritual yang dimiliki Kota Cirebon antara lain antara lain adalah keberadaan makam salah satu penyebar agama islam di Nusantara,Sunan Gunung Jati.Komplek peristarahatan terakhir Sang Sunan yang terletak di Astama Gunung Jati ini tak pernah sepi dari kunjungan para peziarah.Do’a dan zikir tidak pernah ada hentinya di komplek makam yang sudah berusia ratusan tahun ini.
Pengunjung yang dating ke makam Sunan Gunung Jati akan membludak menjelang bulan Syawal.Karena pada bulan itu diadakan Grebeg Syawal,sebuah tradisi yang dilaksanakan setahun sekali oleh keturunan Sunan Gunung Jati,yakni Keraton Cirebon.Ritual Grebeg Syawal sebetulnya adalah prosesi berdo’a bersama,yakni zikir dan tahlil.
Filed under: jejak | 2 Komentar »



Dalam pandangan umat Islam Indonesia pada umumnya,barangkali,hukuman mati yang dijatuhkan pada Syekh Siti Jenar merupakan akibat kesalahannya dalam pengajaran agama.Lebih khususnya,dalam hal pemahaman akan hakikat hablul min al-allah,hubungan manusia dengan Tuhan.Cerita-cerita yang diabadikan dalam seni tradisional Jawa,kethoprak,misalnya,juga demikian.Produk sinematrografi kita pun menyuguhkan jalan cerita yang tak jauh berbeda.Kebanyakan kitab juga menyatakan demikian.




